Menurut Phintraco Sekuritas, di tengah melemahnya kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia, kualitas perusahaan yang melantai di bursa perlu lebih diutamakan daripada kuantitas IPO.
Selain itu, BEI membuka peluang IPO setelah proses demutualisasi bursa rampung.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (28/10), BEI mengambil langkah awal dengan mengubah anggaran dasar agar kepemilikan saham bursa tidak lagi terbatas pada anggota bursa.
Bagi investor, demutualisasi berpotensi membuka peluang investasi baru, mempercepat inovasi, serta mendorong peningkatan transparansi dan tata kelola.
Namun, proses tersebut juga menyimpan risiko, antara lain konflik kepentingan, dominasi entitas besar, dan penyesuaian biaya transaksi. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.