AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Wall Street Alami Fluktuasi Tajam dalam Sepekan, Saham Nike Turun Signifikan

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Minggu, 26 September 2021 06:25 WIB
Perdagangan bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street sempat menurun tajam lalu meraih level tertinggi dalam sepekan kemarin.
Perdagangan bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street sempat menurun tajam lalu meraih level tertinggi dalam sepekan kemarin. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Perdagangan bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street sempat menurun tajam dalam sepekan kemarin. Hal itu dibayangi kekhawatiran investor soal gagal bayar utang Evergrande China dan tapering Federal Reserve (The Fed).

Saham Dow Jones dan S&P 500 sedikit berubah pada perdagangan Jumat (24/9/2021) sore setelah reli dalam dua hari. Hal itu dibarengi dengan perkiraan penjualan suram dari Nike demi mengimbangi keuntungan dalam saham sektor keuangan dan energi.

Saham manufaktur alas kaki Nike bahkan turun 6,2%, yang merupakan hambatan terbesar pada bursa Dow Jones dan S&P 500, setelah memperingatkan pula penundaan selama musim belanja liburan terlebih menyalahkan krisis rantai pasokan.

"Beberapa hari terakhir telah menunjukkan tren yang jelas menuju pemulihan di pasar dan kembali ke level tertinggi," kata Rick Meckler, Cherry Lane Investments New Vernon, New Jersey, dilansir Reuters, Minggu (26/9/2021).

"Ada banyak hal yang perlu dikhawatirkan, tetapi intinya, suku bunga jangka pendek membuat uang Anda menjadi tidak menarik, dan obligasi tampak lebih berisiko pada tingkat ini daripada saham bagi banyak investor," tambah Meckler.

Saham pengecer alas kaki Foot Locker juga turun 7,2%. Namun, keuntungan dalam saham energi, keuangan dan industri memberi efek sensitif pada ekonomi sehingga berbagi kerugian terbatas.

Sementara bursa bursa S&P 500 berada di jalur untuk membukukan sedikit kenaikan untuk minggu lalu.

Berikut daftar penurunan tajam bursa Wall Street dalam sepekan, yakni Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 1,96 poin atau 0,01%, menjadi 34.762,86. Sementara S&P 500 (SPX) naik 0,61 poin atau 0,01%, menjadi 4.449,59; dan Nasdaq Composite (IXIC) turun 32,69 poin atau 0,22%, menjadi 15.019.56.

Investor juga mencari tanda-tanda kemajuan pada pengeluaran dan anggaran tagihan utang pemerintahan Presiden Joe Biden. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD