AALI
9625
ABBA
222
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7500
ADHI
835
ADMF
8050
ADMG
174
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2030
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
296
ALDO
840
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.64
-0.71%
-3.82
IHSG
6978.61
-0.53%
-37.44
LQ45
1003.98
-0.67%
-6.75
HSI
22437.59
0.94%
+208.07
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
871,109 / gram

Wall Street Berakhir Cerah Berkat Penguatan Sektor Teknologi hingga Industri

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Sabtu, 28 Mei 2022 08:14 WIB
Tiga indeks acuan Wall Street berakhir menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (27/5) waktu setempat.
Wall Street Berakhir Cerah Berkat Penguatan Sektor Teknologi hingga Industri. (Foto: MNC Media)
Wall Street Berakhir Cerah Berkat Penguatan Sektor Teknologi hingga Industri. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tiga indeks acuan Wall Street berakhir menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (27/5) waktu setempat. Hal itu tidak lepas dari penguatan yang terjadi di sektor teknologi dan industri.

Berdasarkan pantauan bursa, Sabtu pagi (28/5/2022), Dow Jones Industrial Average naik 1,76%, S&P 500 menguat 2,47%, dan indeks NASDAQ Composite melesat 3,33%.

Secara fundamental, penutupan pekan ini menandai pasar merespons positif langkah Federal Reserve yang akan memperketat kebijakan moneter tanpa membawa ekonomi Amerika Serikat ke dalam resesi.

"Pasar sekarang telah mengabaikan banyak berita negatif, banyak (di antaranya) yang terjadi sekaligus," kata Manajer Portofolio GLOBALT, Keith Buchanan, dilansir Reuters, Sabtu (28/5/2022).

Data yang dirilis pada Jumat lalu (27/5) menunjukkan angka belanja konsumen AS tumbuh lebih baik dari ekspektasi. Data tersebut tampaknya mengkonfirmasi bahwa inflasi, yang sempat menjadi sentimen investor, telah mencapai puncaknya.

Adapun rilis pertemuan kebijakan terbaru The Fed baru-baru ini yang menegaskan kembali komitmennya untuk mengendalikan lonjakan harga sambil tetap responsif terhadap data ekonomi, membantu meningkatkan selera risiko investor di pasar modal.

Sebagian besar kenaikan indeks bursa saham Amerika Serikat akhir pekan ini didorong oleh tiga sektor utama yakni teknologi, jasa konsumen, hingga industri.

Performa gemilang Dow Jones Industrial Average (DJI) didorong oleh kinerja saham Apple Inc (AAPL), yang naik 4,08% di 149,64. Sementara Boeing Co (BA) melejit 3,52% di 132,23 dan Walt Disney Company (DIS) tumbuh 3,51% menjadi 109,32 pada akhir perdagangan.

Kinerja kurang memuaskan di DJI antara lain Coca-Cola Co (KO) naik 0,59% di 64,68 pada penutupan. Verizon Communications Inc (VZ) menajak 0,80% di 51,40 dan Merck & Company Inc (MRK) tumbuh 0,83% di 93,08.

Sementara performa saham yang menguat cukup besar di indeks S&P 500 (SPX) adalah Ulta Beauty Inc (ULTA) naik 12,47% menjadi 425,08, Autodesk Inc (ADSK) terbang 10,31% di 211,38 dan Moderna Inc (MRNA) melambung 8,73 % di 147,66.

Performa terburuk di SPX adalah Bristol-Myers Squibb Company (BMY) turun 1,87% di 76,14, CF Industries Holdings Inc (CF) merosot 1,02% di 95,72 dan Philip Morris International Inc (PM) tertekan 1,02% di 106,97.

Adapun kinerja terbaik di NASDAQ Composite (IXIC) antara lain Avadel Pharmaceuticals PLC (AVDL) terbang 133,64% di 2,50, Oncternal Therapeutics Inc (ONCT) melambung 88,08% di 1,54 dan SIGA Technologies Inc (SIGA) meroket 41,91% menjadi 13,68.

Saham-saham dengan kinerja terburuk di IXIC adalah Performance Shipping Inc (PSHG) turun 63,56% menjadi 0,66, Iovance Biotherapeutics Inc (IOVA) anjlok 53,57% di 7,02 dan SpringWorks Therapeutics Inc (SWTX) terpuruk 40,45% di 18,36. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD