Setelah sempat menikmati reli selama tiga hari berturut-turut, Wall Street kini memasuki fase perdagangan yang lebih tenang dengan volume yang menipis menjelang libur Natal.
Kondisi likuiditas yang rendah tersebut diperkirakan membuat pergerakan pasar menjadi lebih sensitif terhadap setiap sinyal ekonomi baru yang muncul.
Hingga penutupan tahun nanti, para pelaku pasar diprediksi terus mencermati bagaimana otoritas federal menyelesaikan tumpukan data ekonomi yang sempat tertahan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai arah kebijakan ekonomi AS di 2026.
(DESI ANGRIANI)