Serangkaian keputusan bank sentral pekan ini, termasuk dari Federal Reserve, juga menunjukkan bahwa konflik tersebut memperumit proses pengambilan kebijakan moneter. Gubernur The Fed Christopher Waller berencana mengajukan perbedaan pendapat untuk mendukung pemangkasan suku bunga pada pertemuan bank sentral menyusul data pekerjaan yang tak terduga, hingga lonjakan harga minyak meningkatkan risiko inflasi.
Meski pembuat kebijakan di AS masih memperkirakan setidaknya satu kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin tahun ini, pasar menjadi kurang yakin. Berdasarkan data yang dihimpun LSEG, para trader kini memperkirakan pemangkasan suku bunga baru akan terjadi pada 2027, mundur dari perkiraan sebelumnya yang menyebut pada Desember 2026.
Pada pukul 09.58 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 110,31 poin (0,24%) menjadi 45.911,12, sementara S&P 500 melemah 46,58 poin (0,71%) menjadi 6.559,91, dan Nasdaq Composite turun 259,01 poin (1,17%) menjadi 21.831,68.
Indeks volatilitas Wall Street, CBOE Volatility Index (VIX), yang dikenal sebagai indicator ketakutan pasar, melonjak 1,25 poin menjadi 25,31.
(NIA DEVIYANA)