sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Melemah saat Konflik di Timur Tengah Kembali Memanas

Market news editor Rahmat Fiansyah
03/06/2026 22:20 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (3/6/2026) waktu setempat, imbas memanasnya konflik di Timur Tengah.
Bursa saham AS dibuka melemah pada perdagangan Rabu (3/6/2026) waktu setempat, imbas memanasnya konflik di Timur Tengah. (Foto: Freepik)
Bursa saham AS dibuka melemah pada perdagangan Rabu (3/6/2026) waktu setempat, imbas memanasnya konflik di Timur Tengah. (Foto: Freepik)

"Pasar adalah cerminan ekonomi. Meski inflasi dan harga energi masih tinggi, selama masyarakat memiliki pekerjaan, ekonomi AS tetap sangat kuat," kata Sarhan.

Sentimen geopolitik membebani pasar setelah pertempuran di Timur Tengah kembali memanas. Serangan drone Iran menghantam terminal penumpang di Bandara Internasional Kuwait yang merupakan sekutu AS. Insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai 63 lainnya.

Serangan itu menjadi salah satu ujian terberat terhadap gencatan senjata 8 April yang sejauh ini masih bertahan meski beberapa kali diwarnai serangan sporadis.

Di pasar komoditas, harga minyak dunia menguat. Minyak mentah Brent naik 1,3 persen ke USD97,26 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 1,4 persen menjadi USD95,06 per barel.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement