Secara tahunan, PPI meningkat menjadi 3,4 persen, lebih tinggi dari ekspektasi yang memperkirakan tetap di 2,9 persen.
Beberapa komponen PPI turut memengaruhi indeks inflasi konsumsi personal atau Personal Consumption Expenditures price index (PCE), yang menjadi acuan utama bank sentral AS.
Inflasi inti PCE diperkirakan berada di level 3,1 persen secara tahunan pada Februari, masih jauh di atas target Federal Reserve sebesar 2 persen.
Pelaku pasar kini menantikan keputusan suku bunga dari Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan diumumkan hari ini.
Bank sentral diperkirakan, menahan suku bunga di kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen di tengah ketidakpastian dampak inflasi akibat konflik Iran serta potensi pelemahan pasar tenaga kerja.