Di sisi komoditas, harga minyak mentah jenis Brent crude oil naik 2,4 persen ke USD105,88 per barel. Meski sempat terkoreksi di sesi Asia setelah adanya kesepakatan antara Irak dan Kurdi untuk melanjutkan ekspor minyak melalui pelabuhan Ceyhan di Turki, harga minyak tetap bertahan di atas USD100 per barel seiring konflik yang belum mereda.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Strait of Hormuz, terus menjadi perhatian pasar. Jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia itu masih dibayangi ancaman serangan, sehingga meningkatkan risiko gangguan pasokan global.
(DESI ANGRIANI)