"Setelah mengalami aksi jual tajam pada awal perdagangan Asia, saham SK Hynix dan Samsung stabil dan kembali menguat hingga berakhir datar. Hal itu memicu reli awal pada saham memori dan semikonduktor di Amerika Serikat. Kini, Nvidia memimpin reli tersebut dengan adanya pemulihan harga menjelang rilis laporan keuangan, setelah sebelumnya mengalami penurunan selama 8 hari berturut-turut. Sektor-sektor defensif yang sempat menguat kemarin kini mengalami aksi ambil untung (profit taking)," ujar kepala strategi pasar di Jones Trading, Michael O’Rourke, kepada Investing.com.
Saham Nvidia berakhir naik lebih dari 2 persen, sekaligus mengakhiri tren penurunan tujuh hari berturut-turut—penurunan terpanjang dalam hampir empat tahun terakhir. Perusahaan terbesar di dunia ini dijadwalkan merilis laporan kinerja kuartalan pada Rabu; laporan ini akan menjadi ujian besar bagi tren investasi AI yang sempat mendorong kenaikan Wall Street di awal tahun namun belakangan ini berada di bawah tekanan.
Sektor perdagangan terkait AI mengalami tahun yang penuh gejolak, dengan lonjakan luar biasa selama bulan April, Mei, dan Juni yang membantu pasar secara keseluruhan bangkit dari dampak konflik Timur Tengah dan kembali ke rekor tertinggi. Namun, kekhawatiran mengenai ketidakpastian imbal hasil atas investasi miliaran dolar yang digelontorkan perusahaan-perusahaan raksasa untuk infrastruktur AI menghentikan tren kenaikan bulanan tersebut; Philadelphia Semiconductor Index bahkan anjlok lebih dari 20 persen pada Juli.
Di tengah situasi ini, ekspektasi terhadap Nvidia berada pada tingkat yang sangat tinggi, karena investor ingin melihat apakah permintaan korporasi akan perangkat keras AI dapat membenarkan besarnya pengeluaran untuk teknologi tersebut. Meskipun pendapatan kuartalan produsen cihp ini diperkirakan akan hampir dua kali lipat secara tahunan (year-on-year) menjadi sekitar USD92 miliar, kinerja yang tidak benar-benar spektakuler bisa saja dianggap mengecewakan.
Pasar Obligasi dan Ketegangan AS-Kanada
Di sisi lain, para pemantau suku bunga kini menantikan data Rabu mengenai indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti bulan Juli, yang secara luas dianggap sebagai ukuran inflasi pilihan Federal Reserve (The Fes). Perhatian kemudian akan beralih pada pidato utama Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam konferensi tahunan Jackson Hole pada Jumat.