IDXChannel - Saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin (26/1/2025), karena investor menunggu kebijakan Federal Reserve dan rilis laporan pendapatan perusahaan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Dilansir dari laman Investing Selasa (27/1/2025), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 314 poin, atau 0,6 persen, indeks S&P 500 naik 35 poin, atau 0,5 persen, dan NASDAQ Composite naik 100 poin, atau juga 0,4 persen.
"Situasinya hampir sama seperti hari Jumat, di mana masih ada optimisme untuk laporan pendapatan mendatang," kata Adam Crisafulli dari Vital Knowledge dalam sebuah catatan.
Pertemuan Fed Menjadi Sorotan
Adapun acara utama pekan ini adalah pertemuan kebijakan Federal Reserve selama dua hari yang dijadwalkan berakhir pada hari Rabu. Pasar memperkirakan, bank sentral mempertahankan suku bunga setelah tiga kali pemotongan dalam pertemuan sebelumnya.
"Mirip dengan tahun lalu, tampaknya Fed akan memulai jeda yang lebih panjang setelah serangkaian pemotongan pada akhir tahun lalu," kata Analis di ABN Amro, dalam sebuah catatan.
"Kami baru-baru ini memperbarui perkiraan Fed dan sekarang memperkirakan suku bunga kebijakan akan stabil hingga Juni. Bahasa Fed juga telah relatif agresif sejak pertemuan Desember, pertumbuhan terlihat kuat, dan tingkat pengangguran agak stabil," tuturnya.
Di sisi lain, perselisihan Presiden AS Donald Trump dengan Ketua Fed Jerome Powell yang telah menimbulkan kekhawatiran tentang independensi Fed dari campur tangan politik juga akan menjadi sorotan. Powell dijadwalkan mundur dari pucuk pimpinan Fed pada bulan Mei, dan Trump diperkirakan segera mengumumkan penggantinya.
Laporan pendapatan perusahaan teknologi besar akan dirilis
Kalender pekan ini juga penuh dengan laporan pendapatan perusahaan yang dapat memengaruhi arah pasar. Sekitar seperlima dari S&P 500 dijadwalkan melaporkan hasil kuartalan, termasuk empat dari tujuh perusahaan megakapitalisasi yang disebut "Magnificent 7":
Tesla (NASDAQ:TSLA) dijadwalkan melaporkan pada hari Rabu, bersama dengan Microsoft (NASDAQ:MSFT) dan Meta Platforms (NASDAQ:META), sementara Apple (NASDAQ:AAPL) dijadwalkan pada hari Kamis.
(kunthi fahmar sandy)