sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Menguat usai MA Batalkan Pemberlakuan Tarif Trump

Market news editor Kunthi Fahmar Sandy
21/02/2026 06:54 WIB
Indeks acuan S&P 500 naik 0,7 persen menjadi 6.910,51 poin, sementara NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi naik 0,9 persen menjadi 22.886,07 poin.
Wall Street Ditutup Menguat usai MA Batalkan Pemberlakuan Tarif Trump (FOTO:Dok Investing)
Wall Street Ditutup Menguat usai MA Batalkan Pemberlakuan Tarif Trump (FOTO:Dok Investing)

Trump pun mengkritik pengadilan tertinggi AS setelah putusan tersebut dan berkata "sangat mengecewakan" dan "aib bagi bangsa kita".

Trump menyatakan bahwa pengadilan telah "dipengaruhi oleh kepentingan asing." Presiden AS itu mengatakan tarif tersebut akan tetap berlaku berdasarkan undang-undang lain sambil memberlakukan bea masuk global baru sebesar 10 persen.

Pada awal November, Mahkamah Agung AS telah mendengarkan argumen dalam kasus tersebut. Dengan importir AS membayar miliaran dolar setiap bulan dalam bentuk tarif, putusan tersebut menjadi semakin penting. Dalam putusan hari Jumat, pengadilan tertinggi AS tidak membahas apakah pemerintah harus mengeluarkan pengembalian dana untuk tarif yang telah dikumpulkan.

Setelah keputusan penting oleh MA untuk membatalkan tarif Trump yang belum pernah terjadi sebelumnya, pasar merasa bingung dan terkejut. 

"Sementara pasar secara keseluruhan menderita dalam beberapa minggu mendatang, karena kewajiban Departemen Keuangan terkait pengembalian dana miliaran dolar dan apa yang mungkin terjadi pada pasar obligasi dengan suku bunga yang melonjak lebih tinggi sebagai akibatnya," kata Jake Dollarhide, CEO di Longbow Asset Management, kepada Investing.com.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement