sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Turun dengan Nasdaq Jatuh 2 Persen Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Market news editor Febrina Ratna Iskana
13/02/2026 07:04 WIB
Wall Street turun tajam dalam penutupan perdagangan Kamis (12/2/2026). Hal itu terjadi karena aksi jual saham teknologi.
Wall Street Ditutup Turun dengan Nasdaq Jatuh 2 Persen Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi. (Foto: Financial Times)
Wall Street Ditutup Turun dengan Nasdaq Jatuh 2 Persen Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi. (Foto: Financial Times)

Musim Laporan Keuangan Berlanjut

Musim laporan keuangan kuartal keempat 2025 kini telah melewati titik tengah, dan beritanya secara umum positif: perusahaan-perusahaan memberikan hasil yang memuaskan, revisi proyeksi meningkat, dan pertumbuhan pendapatan tetap di angka dua digit.

Salah satu yang menjadi fokus adalah raksasa jaringan Cisco. Komponen Dow 30 ini melaporkan margin laba kotor kuartalan yang lebih rendah dari perkiraan analis pada Rabu malam, sehingga sahamnya turun 12,3 persen. Saham tersebut termasuk di antara saham dengan penurunan persentase terbesar di Nasdaq Composite.

Lonjakan pengeluaran untuk pusat data yang dibutuhkan untuk mendukung model AI telah mengurangi sebagian besar pasokan chip memori global, sehingga menaikkan harga prosesor ini. Hal ini, pada gilirannya, berdampak pada Cisco, yang router dan switch-nya sering kali ditenagai oleh chip memori.

Dalam pergerakan terkait pendapatan lainnya, saham McDonald’s (NYSE:MCD) naik. Rantai makanan cepat saji terbesar di dunia ini melampaui perkiraan Wall Street untuk penjualan dan laba global kuartal keempat, karena penawaran paket makanan dan promosi pemasaran yang kuat menarik pelanggan AS yang memiliki anggaran terbatas dan permintaan tetap stabil di Australia dan Inggris.

Saham Restaurant Brands International (NYSE:QSR) yang terdaftar di AS sedikit turun, meskipun perusahaan induk Burger King tersebut mencatatkan penjualan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

Arista Networks (NYSE:ANET) dan perusahaan semikonduktor Applied Materials (NASDAQ:AMAT) dijadwalkan untuk melaporkan hasil setelah penutupan pasar.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement