IDXChannel - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mengambil langkah agresif guna memastikan target program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tercapai.
Perseroan mengaku harus menarik pendanaan eksternal melalui penerbitan surat utang demi menutupi kekurangan pendanaan untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo menjelaskan, langkah itu diambil karena kebutuhan dana di lapangan melampaui kapasitas modal yang tersedia, meskipun pemerintah telah memberikan dukungan besar.
"Kami harus mengeluarkan surat utang lagi, nombokin, supaya target daripada 350.000 unit rumah itu tercapai," ujar Ananta dalam Media Briefing di Surakarta, Kamis (12/2/2026).
Pada 2025, pemerintah mematok target ambisius pembiayaan sebanyak 350.000 unit rumah. Namun, realisasinya baru menyentuh angka sekitar 290.000 unit atau kisaran 80 persen dari target.