IDXChannel – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menyiapkan langkah pembenahan secara menyeluruh di pasar modal. Hal itu sebagai upaya perbaikan setelah publikasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memicu bursa saham Indonesia dalam tekanan.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkap bahwa kondisi pasar saat ini seperti pesawat yang tengah menghadapi turbulensi.
"Maka kita hanya punya satu pilihan. Dalam kondisi turbulence, terbang lebih rendah bukan pilihan yang tepat. Tetapi dalam kondisi turbulence, pilihan kita hanya terbang lebih tinggi. Dan itu yang sedang kita lakukan,” kata Jeffrey dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (12/2/2026).
Menurut Jeffrey, situasi ini justru menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan signifikan terhadap struktur pasar modal nasional.
"Karena kita terbang lebih tinggi, ini adalah momen yang sangat tepat, momen yang sangat berharga untuk kita manfaatkan. Untuk melakukan pembenahan secara signifikan terhadap pasar kita. Dan itu yang sedang kami lakukan," kata dia.