Kenaikan inflasi juga mendorong imbal hasil obligasi global tetap tinggi. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun berada di level 4,56 persen, sedikit turun dari 4,57 persen sehari sebelumnya, namun masih jauh di atas level 3,97 persen sebelum perang pecah. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.
Gubernur The Fed, Christopher Waller mengatakan bank sentral masih akan mencermati perkembangan konflik dan data ekonomi sebelum mengambil langkah lanjutan.
“Sekarang adalah waktunya untuk menunggu dan melihat bagaimana konflik serta data bergerak,” ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)