Perkembangan ini mendorong harga minyak mentah berjangka Brent naik 0,5 persen ke level tertinggi dalam sekitar tiga minggu. Sektor Energi S&P 500 naik 1,4 persen.
Baca Juga:
Imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun berada di level tertinggi sejak 2007, sementara imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun bertahan di dekat level tertinggi sejak Januari 2025.
"Imbal hasil obligasi membuat orang khawatir karena hal itu mengisyaratkan kondisi yang lebih ketat dan biaya pinjaman uang akan menjadi lebih mahal," kata Kepala Investasi Bokeh Capital Partners Kim Forrest.
"Terutama terkait tren AI ini, di mana jangka waktu pengembalian modalnya tidak pasti. Hal ini menciptakan suasana yang membuat investor cemas," katanya.