Namun, dampak positif dari intervensi Kementerian Keuangan tersebut tampaknya hanya berlangsung singkat; imbal hasil tenor 30 tahun kembali naik sekitar 3 basis poin menjadi 5,239 persen. Sementara itu, imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun juga merangkak naik dan terakhir berada di level 4,698 persen.
Perkembangan makroekonomi terkini telah membuat S&P 500 dan Dow Jones turun dari rekor tertinggi yang dicapai awal bulan ini, saat kinerja perusahaan di berbagai sektor menunjukkan gambaran kuat mengenai dunia korporasi AS.
Secara terpisah, data menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran menurun pada pekan lalu, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja tetap stabil.
Indeks S&P 500 mencatat tujuh level tertinggi baru dalam 52 minggu dan satu level terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 28 level tertinggi baru dan 29 level terendah baru.
(Dhera Arizona)