AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Waskita (WSKT) Gelar Right Issue di Juli 2022

MARKET NEWS
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 25 Mei 2022 18:47 WIB
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berencana menggelar right issue pada Juli atau pada semester II-2022 mendatang.
Waskita (WSKT) Gelar Right Issue di Juli 2022 (FOTO: MNC Media)
Waskita (WSKT) Gelar Right Issue di Juli 2022 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berencana menggelar right issue pada Juli atau pada semester II-2022 mendatang. Aksi korporasi tersebut dilakukan karena saat ini WSKT masih fokus dalam penyelesaian PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) anak usahanya, PT Waskita Beton Precast Tbl (WSBP).

SVP Corporate Secretary Waskita Novianto Ari Nugroho mengatakan PKPU menjadi sebuah persyaratan sebelum perseorangan melakukan right issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

"Jadi, perkiraan (rights issue) dimulai Juli 2022 karena kita fokus pada penyelesaian PKPU dulu, karena PKPU ini menjadi semacam salah satu syarat agar kita bisa melaksanakan rights issue," ujae Novianto dalam media Briefing, Rabu (25/5/2022).

Novianto menargetkan penyelesaian PKPU pada WSBP sendiri akan selesai pada bulan Juni 2022 sedangkan pada bulan selanjutnya yaitu Juli perseroan baru akan melaksanakan Right Issue.

Selain pelaksanaan right issue juga menyusul disetujuinya rencana penyertaan modal negara (PMN) oleh pemerintah kepada perseroan sebesar Rp3 triliun. 

"Jadi, dari PMN Rp 3 triliun, terus dana publik lewat rights issue Rp1 triliun, jadi total Rp4 triliun," sambung Novianto.

Lebih lanjut Novianto menjelaskan pada tahun 2022, WSKT bakal lebih fokus pada perolehan kontrak baru dengan target Rp30 triliun, penyelesaian proyek tertunda, melanjutkan restrukturisasi secara grup, dan melanjutkan Strategic partnership dengan para investor.

Adapun melalui suntikan PMN bakal digunakan WSKT dalam menyelesaikan pembangunan konstruksi pembangunan jalan tol, sehingga diharapkan bisa berdampak pada peningkatan pendapatan jalan tol dan mempermudah proses strategic partnership dengan para calon investor.

"Dengan asset recycling yang sangat membantu penurunan kerugian perseroan ini, diharapkan ke depannya WSKT dapat mencatatkan kinerja yang positif," tutup Novianto. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD