AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Wika Raih Kontrak Baru Rp13,16 Triliun hingga Kuartal III-2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Senin, 25 Oktober 2021 12:52 WIB
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp13,16 triliun pada kuartal III 2021.
Wika Raih Kontrak Baru Rp13,16 Triliun hingga Kuartal III-2021 (FOTO: MNC Media)
Wika Raih Kontrak Baru Rp13,16 Triliun hingga Kuartal III-2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp13,16 triliun pada kuartal III 2021. Capaian tersebut meninkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Senin (25/10/2021), peningkatan kontrak baru tersebut melonjak 92,4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp6,84 triliun. 

Seperti diketahui, sepanjang periode Januari-September 2021 emiten berkode saham WIKA ini telah memperoleh sejumlah proyek diantaranya ialah Jalan Tol Cisumdawu Seksi IV, Bandara Dhoho Kediri, serta beberapa proyek infrastruktur dan gedung. 

Meski membukukan pertumbuhan, capaian kontrak tersebut masih cukup jauh dari target Perseroan. Sebelumnya manajemen Wijaya Karya telah menurunkan target kontrak baru dari semula Rp40,12 triliun menjadi Rp35 triliun, dengan kata lain raihan kontrak baru emiten plat merah ini masih berada di kisaran 37,6 persen.

Adapun di sisa tahun ini manajemen WIKA masih tetap agresif mencari kontrak baru proyek anyar meliputi segmen infrastruktur, gedung, dan industrial plant, dimana Perseroan juga telah mendapatkan suntikan modal dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan nominal fasilitas mencapai Rp1,66 triliun. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD