Ada juga hampers dengan isian perangkat wellness dan relaksasi seperti lilin aromaterapi atau aroma diffuser, cangkir kopi berikut kopi, dan sebagainya. Isian hampers bisa dibuat sekreatif mungkin.
2. Pilih Isi Hampers yang Bermanfaat
Pastikan isi hampers adalah barang yang bermanfaat bagi penerima. Selain kue kering khas Lebaran, Anda juga bisa menambahkan kurma, cokelat, madu, atau minuman herbal. Hampers yang berisi produk yang bisa langsung dinikmati bersama keluarga biasanya lebih disukai.
3. Gunakan Kemasan yang Menarik
Kemasan menjadi salah satu faktor penting dalam hampers. Anda bisa menggunakan kotak kayu, keranjang rotan, box transparan, atau tote bag yang bisa dipakai kembali sehingga bungkusannya tidak terbuang sia-sia dan tidak menambah sampah.
Pilih warna yang identik dengan Lebaran seperti emas, hijau, atau putih agar tampilan hampers terasa lebih elegan dan sesuai dengan suasana hari raya. Namun, Anda tetap bisa memilih warna bebas sesuai selera.
4. Perhatikan Penataan Isi Hampers
Susunan isi hampers juga perlu diperhatikan agar terlihat rapi dan estetik. Letakkan barang yang lebih besar di bagian belakang, sementara barang kecil di bagian depan. Tambahkan filler seperti kertas serut atau kain agar isi hampers tidak mudah bergeser dan tampil lebih penuh.
5. Tambahkan Kartu Ucapan Personal
Agar hampers terasa lebih spesial, jangan lupa menyertakan kartu ucapan. Tuliskan pesan singkat seperti ucapan selamat Hari Raya atau doa untuk penerima. Sentuhan personal ini bisa membuat hampers terasa lebih hangat dan bermakna.
Membuat hampers Lebaran sendiri tidak hanya lebih hemat, tetapi juga memberi sentuhan personal yang sulit didapat dari hampers yang dibeli di toko.
Dengan memilih isi yang tepat, kemasan menarik, dan pesan yang hangat, hampers yang Anda berikan bisa menjadi hadiah yang berkesan bagi orang terdekat saat merayakan Idul Fitri.
Itulah 5 tips membuat hampers Lebaran sendiri.
(Nadya Kurnia)