AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Biar Tak Boncos, Yuk Simak Cara Alokasikan Dana THR

MILENOMIC
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 06 April 2022 17:19 WIB
Tak hanya berpuasa, masa Ramadan juga identik dengan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) dari sejumlah perusahaan.
Biar Tak Boncos, Yuk Simak Cara Alokasikan Dana THR. (Foto: MNC Media)
Biar Tak Boncos, Yuk Simak Cara Alokasikan Dana THR. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tak hanya berpuasa, masa Ramadan juga identik dengan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) dari sejumlah perusahaan. Namun banyak yang secara tidak sadar justru Idul Fitri membuat seseorang mengeluarkan uang lebih banyak dibandingkan bulan-bulan lain.

Pasalnya beberapa bahan pokok juga mengalami peningkatan harga menjelang lebaran atau awal memasuki Ramadan. Di samping itu, pengeluaran sosial pun seperti acara buka bersama cukup menguras kantong.

Hal tersebut lah yang menurut Financial Planer, Nadia Harsya penting untuk melakukan perencanaan keuangan ketika seseorang baru mendapatkan THR agar tidak terjadi pengeluaran yang membengkak selama Ramadan.

"Kita memang manusia, apanpun ingin kita beli, tapi kita disadarkan bahwa kemampuan kita itu Terbatas, jadi kita harus pintar mengatur keuangan menentukan skala prioritas, mana yang didahulukan," ujar Nadya dalam Webinar Sharia Financial Planing secara virtual, Rabu (6/4/2022).

Nadya menjelaskan setidaknya dana THR idealnya dibagi menjadi tiga bagian prioritas, pertama adalah THR yang memang diperuntukkan kebutuhan hari raya lebaran, THR yang dialokasikan untuk membayar utang, dan THR yang digunakan untuk investasi.

Menurutnya THR untuk keperluan pengeluaran memang sangat penting untuk diatur. Seusai namanya, jangan sampai Tabungan Hari Raya justru habis tidak terlihat entah kemana sebelum lebaran tiba.

Selanjutnya mengalokasikan dana THR untuk keperluan membayar hutang. Sebab hal tersebut penting untuk didahulukan. Nadya menyarankan jika hutang sudah dibayarkan, maka sebisa mungkin menghindari hutang baru, agar tahun depan tidak memiliki beban untuk dibayarkan. Sehingga pengalokasian dana untuk keperluan ini bisa di alihkan.

"Jadi jangan membebani cashflow tahun depan dengan hutang yang masih hutang, kalau pun terpaksa berhutang, pasukan utang tersebut untuk kebutuhan produktif," tuturnya.

Selain dua hal diatas, Nadya juga menyarangkan agar THR yang diterima bisa sebagian dialokasikan untuk investasi. Hal tersebut berfungsi untuk membatasinya seseorang berperilaku konsumtif yang terbawa musim lebaran.

"Tapi kita haru tahu terlebih dahulu, kita menabung atau berinvestasi ini untuk apa, karena kalau tidak memiliki tujuan, dana tersebut justru latah digunakan ketika sudah terkumpul," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD