IDXChannel - PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau InfraNexia bakal kelimpahan aset fiber optik yang operasikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Danantara.
Langkah ini sejalan dengan upaya konsolidasi bisnis yang tengah dilakukan oleh anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) tersebut.
"Ya, arahannya dari Danantara bagaimana kalau kami melakukan kajian supaya aset fiber yang ada di BUMN lain bisa dikonsolidasikan," kata Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini saat buka puasa dengan media di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Dian juga membeberkan strategi pengembangan InfraNexia. Menurutnya, tahun ini akan fokus menjadikannya sebagai Fiber Co yakni sebagai perusahaan yang lebih efisien, mengelola aset dengan baik dan bisa menjual layanan ke luar Telkom Group lebih banyak lagi.
Setelah konsodasi ini rampung, kata Dian, InfraNexia akan melanjutkan ekspansi dengan mencari mitra kerja baik dari dalam maupun luar negeri.
Langkah ini dilakukan di samping opsi lainnya yang mungkin ditempuh yakni melepas saham di pasar modal.