Akan tetapi, masa kejayaan itu berakhir pada 8 Juni 1772, ketika Alexander Fordyce yang merupakan salah satu mitra perbankan ‘Neal, James, Fordyce, and Down,’ kabur ke Prancis untuk menghindari pembayaran utang. Berita ini kemudian menyebar dengan cepat di Inggris dan memicu kekacauan di sektor perbankan. Para kreditor beramai-ramai melakukan rush alias penarikan uang besar-besaran.
Tidak lama setelah kejadian tersebut, krisis mulai menyebar dan mempengaruhi stabilitas perekonomian ke negara-negara tetangga, seperti Belanda, Skotlandia, hingga negara koloni Inggris-Amerika.
2. The Great Depression 1929-1939
The Great Depression merupakan bencana ekonomi terburuk yang pernah terjadi di abad ke-20. Banyak pengamat yang percaya bahwa krisis ekonomi saat itu disebabkan oleh kehancuran Wall Street pada tahun 1929. Kejadian tersebut kemudian membuat pemerintah AS mengambil keputusan buruk.
Krisis ekonomi selama 10 tahun itu, membuat investasi dan daya beli di Amerika Serikat turun drastis. Hal ini mengakibatkan banyak perusahaan yang gulung tikar dan merumahkan karyawannya. Perkiraan karyawan yang korban PHK dari krisis ekonomi ini mencapai 15 juta penduduk.
3. Krisis Minyak OPEC 1973
Kasus krisis ekonomi global lainnya adalah Krisis Minyak OPEC (Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak) tahun 1973. Hal ini bermula ketika negara-negara anggota OPEC berupaya membalas Amerika Serikat yang memberi bantuan persenjataan kepada Israel, selama Perang Arab-Israel ke-4, atau konflik Yom Kippur.