AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Gaji PNS Diusulkan Jadi Rp9 Juta, Ini Cara Mengelolanya Supaya Bisa Sejahtera

MILENOMIC
Shelma Rachmahyanti
Senin, 17 Januari 2022 15:07 WIB
Kenaikan gaji PNS hingga Rp9 juta masih menunggu keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Kenaikan gaji PNS hingga Rp9 juta masih menunggu keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). (Foto: MNC Media)
Kenaikan gaji PNS hingga Rp9 juta masih menunggu keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Kenaikan gaji PNS hingga Rp9 juta masih menunggu keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Rencana kenaikan gaji PNS sudah ada sejak lama, namun pandemi Covid-19 membuat rencana ini harus ditunda.

Jika rencana kenaikan gaji ini terlaksana, bagaimana cara mengelola gaji dengan bijak?

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, cara mengelola gaji Rp9 juta bisa menggunakan metode anggaran atau budget. Di mana, akan direncanakan penggunaan dari gaji atau kenaikan gaji.

“Jadi, kalau kita membuat anggaran atau budget, berarti kita merencanakan penggunaan dari gaji atau kenaikan gaji ini untuk apa,” katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (17/1/2022).

Menurut Mike, jika seseorang sudah merencanakan penggunaan dari gajinya tersebut, maka dalam pelaksanaannya akan fokus pada prioritas dan kebutuhan. Adapun gaji tidak akan digunakan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kalau tanpa perencanaan yang dibuat di dalam anggaran belanja atau budget tersebut, maka bisa jadi kita tidak ada fokusnya. Sehingga, menghabiskan gaji tersebut menjadi sangat cepat,” ujar dia.

Jika tidak membuat anggaran, hal ini tentu akan berdampak pada membengkaknya pos pengeluaran yang tidak prioritas. Kemungkinan Anda bisa mengalokasikan atau membelanjakan uang terlalu banyak pada pos tersebut.

Sehingga, lanjut Mike, seseorang tersebut bisa tidak menjadi sejahtera. Di mana, ada kebutuhan yang tidak kebagian atau kurang.

“Akibatnya, kita bisa menjadi tidak sejahtera. Sebab, prioritas maupun kebutuhan ini adalah yang harus di nomor satukan dibandingkan pembelanjaan atau pengeluaran lainnya,” ucap Mike. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD