AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Sejarah Paskibraka di Indonesia yang Harus Anda Ketahui di Hari Kemerdekaan 17 Agustus

MILENOMIC
Mohammad Yan Yusuf
Jum'at, 05 Agustus 2022 13:22 WIB
Sejarah Paskibraka di Indonesia menarik untuk dibahas menjelang hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2022 mendatang. 
Sejarah Paskibraka di Indonesia yang Harus Anda Ketahui di Hari Kemerdekaan 17 Agustus. (FOTO : MNC Media)
Sejarah Paskibraka di Indonesia yang Harus Anda Ketahui di Hari Kemerdekaan 17 Agustus. (FOTO : MNC Media)

IDXChannel - Sejarah Paskibraka di Indonesia menarik untuk dibahas menjelang hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2022 mendatang. 

Seperti diketahui Paskibraka di Indonesia merupakan hal yang sakral terutama saat kemerdekaan negara kita. Mereka menjadi sekelompok orang yang sakral dan terlibat aktif dalam pengibaran bendera pusaka merah putih Indonesia. 

Sayangnya, tidak banyak orang mengetahui sejarah Paskibraka di Indonesia. Karena itulah ada baiknya simak artikel di bawah ini agar mengetahui pelajaran sejarahnya. 

Tentang Paskibraka

Melansir wikipedia, Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya untuk mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka (kini duplikat) dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di tiga tempat, yakni tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. 

Anggotanya berasal dari pelajar SMA/sederajat kelas 10 dan/atau 11. Bisa dikatakan, mereka merupakan putra/putri terbaik bangsa, artinya tidak semua orang bisa menjadi Paskibraka. 

Untuk berkesempatan mengibarkan merah putih, mereka harus menghadapi seleksi ketat, mulai dari rekrutmen, seleksi bertahap, hingga mengikuti jenjang pelatihan melalui sistem dan mekanisme pendidikan dan pelatihan.

Selain itu, dalam mengikutinya, nilai-nilai kebangsaan serta penguatan aspek mental dan fisik agar memiliki kemampuan prima dalam melaksanakan tugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka. Paskibraka berada dibawah binaan dan asuhan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Sejarah Paskibraka di Indonesia

Tentunya munculnya tim pengibar bendera tidak lepas dari sejarah Paskibraka di Indonesia yang lahir pada tahun 1946 di Yogyakarta. 

Kala itu, bapak proklamator, Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. 

Mutahar kemudian beranggapan pengibaran bendera sebaiknya dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa yang bertugas. Karenanya Indonesia sendiri baru setahun merdeka, upaya itu tidak mungkin dilakukan. 

Mutahar lantas hanya bisa menghadirkan lima orang pemuda (3 putra dan 2 putri) yang berasal dari berbagai daerah dan kebetulan sedang berada di Yogyakarta, salah satunya Siti Dewi Sutan Assin. 

Lima orang tersebut melambangkan Pancasila. Sejak itu, sampai tahun 1949, pengibaran bendera di Yogyakarta tetap dilaksanakan dengan cara yang sama.

Halaman : 1 2 3
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD