Perusahaan yang telah melangsungkan merger biasanya akan menerbitkan lembar saham baru untuk dibagikan secara proporsional kepada stakeholders dari kedua perusahaan induk.
Merger tidak membutuhkan modal tunai untuk penyelesaian, karena kedua perusahaan hanya menggabungkan diri. Namun merger akan mendilusi kepemilikan saham di tiap-tiap entitas, oleh sebab itu setelah merger akan diterbitkan saham baru.
Contoh dua entitas bisnis yang melakukan merger adalah Exxon Corp dan Mobil Corp, yang kini menggunakan nama Exxon Mobil Corp.
Akuisisi
Akuisisi umumnya terjadi pada dua entitas di mana satu entitas merupakan bisnis berskala kecil, yang kemudian diambil alih oleh perusahaan yang lebih besar. Akuisisi memerlukan modal tunai untuk penyelesaian, atau ‘pembelian perusahaan.’
Karena entitas bisnis ‘dibeli’, maka asetnya akan menjadi milik entitas bisnis yang mengambil alih perusahaannya. Untuk mengakuisisi perusahaan lain, suatu perusahaan harus menguasai setidaknya 51 persen kepemilikan saham di perusahaan target.