sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Revisi HPM Berlaku Hari Ini, Harga Bijih Nikel Diproyeksi Melonjak

Economics editor Desi Angriani
15/04/2026 05:02 WIB
Formula baru harga patokan mineral (HPM) untuk komoditas bijih nikel dan bauksit berlaku efektif mulai 15 April 2026.
Revisi HPM Berlaku Hari Ini, Harga Bijih Nikel Diproyeksi Melonjak (Foto: iNews Media Group)
Revisi HPM Berlaku Hari Ini, Harga Bijih Nikel Diproyeksi Melonjak (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Formula baru harga patokan mineral (HPM) untuk komoditas bijih nikel dan bauksit berlaku efektif mulai 15 April 2026.

Stockbit mencatat, terdapat sejumlah perubahan signifikan dalam formula tersebut. Salah satunya adalah perhitungan HPM bijih nikel yang kini tidak hanya mempertimbangkan kadar nikel, tetapi juga kandungan mineral lain seperti besi, kobalt, dan kromium.

Selain itu, variabel utama dalam perhitungan harga, yakni corrective factor, turut dinaikkan. Untuk bijih nikel dengan kadar 1,6 persen, corrective factor meningkat menjadi 30 persen dari sebelumnya 20 persen pada kadar 1,9 persen.

Perubahan lain yang cukup krusial adalah penggunaan satuan wet metric ton (wmt) dalam perhitungan HPM untuk seluruh mineral, menggantikan satuan sebelumnya, yakni dry metric ton (dmt).

Dampak dari revisi ini diperkirakan akan signifikan terhadap harga bijih nikel, khususnya jenis limonit. Berdasarkan estimasi Shanghai Metals Market, HPM untuk bijih nikel kadar 1,2 persen berpotensi melonjak hingga 131 persen dari USD17,33/wmt menjadi USD40,13/wmt.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement