AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Simak Penjelasan Penyakit yang tidak Ditanggung BPJS serta Pelayanannya

MILENOMIC
Mohammad Yan Yusuf
Rabu, 11 Mei 2022 13:46 WIB
Beberapa penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan dan pelayanannya bisa mencerahkan Anda. Sebab lewat pelayanan terbatas Anda bisa mendapatkan informasi.
Simak Penjelasan Penyakit yang tidak Ditanggung BPJS serta Pelayanannya. (Foto : MNC Media)
Simak Penjelasan Penyakit yang tidak Ditanggung BPJS serta Pelayanannya. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Beberapa penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan dan pelayanannya bisa mencerahkan Anda. Sebab lewat pelayanan terbatas ini Anda bisa mendapatkan informasi tanpa harus komplain.

Seperti diketahui penyakit yang tidak ditanggung BPJS ini telah ditetapkan lewat aturan yang mengikat.

Lalu apa saja penyakit yang tidak ditanggung BPJS? Simak penjelasan yang berhasil kami himpun dari berbagai sumber.

Tujuan BPJS

Seperti diketahui, BPJS Kesehatan merupakan badan hukum yang dibentuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

Program ini sendiri beroperasi mulai tanggal 1 Januari 2014 lalu. 

Tujuannya untuk menjamin agar seluruh rakyat Indonesia memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. 

Selain itu, berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang JKN, kepesertaan dalam BPJS Kesehatan adalah wajib. 

Karena itulah, seluruh warga Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan atau memiliki kartu BPJS Kesehatan. 

Pengelompokkan Peserta

Peserta BPJS terbagi dalam dua kelompok, pertama yaitu peserta JKN bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN. Iuran peserta PBI (iuran BPJS Kesehatan) ditanggung oleh pemerintah. 

Kedua, peserta BPJS Kesehatan non PBI, yakni terdiri dari pekerja penerima upah (PPU) dan anggota keluarganya, pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan anggota keluarganya, dan bukan pekerja (BP) berikut anggota keluarganya. 

Karena itu, sebagai asuransi kesehatan bagi Indonesia, BPJS Kesehatan memberikan jaminan bagi para pesertanya dalam pelayanan kesehatan. 

Peserta yang terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan, akan mendapatkan berbagai fasilitas yang bisa digunakan seumur hidup.

Sekalipun demikian, ada layanan dan penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Aturan itupun masih berlaku hingga tahun 2022. Apa saja?

Daftar layanan dan penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan 2022 

Adapun layanan kesehatan dan penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan 2022, antara lain sebagai berikut: 

  • Gangguan kesehatan atau penyakit akibat ketergantungan obat maupun alkohol 
  • Gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri 
  • Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan
  • Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen Alat dan obat kontrasepsi, kosmetik 
  • Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja 
  • Pelayanan untuk mengatasi infertilitas atau kemandulan 
  • Pelayanan meratakan gigi atau ortodonti Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri 
  • Pelayanan kesehatan untuk tujuan estetika Perbekalan kesehatan rumah tangga 
  • Pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa atau wabah 
  • Pelayanan kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang dapat dicegah (contohnya korban begal, tawuran, dan lain sebagainya) 
  • Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial 
  • Pelayanan kesehatan akibat tindak pidana penganiayaan, kekerasan seksual, korban terorisme, dan tindak pidana perdagangan orang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan 
  • Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri 
  • Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (meliputi rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan) 
  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat 
  • Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta 
  • Pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan 
  • Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain. 

Itulah sedikit penjelasan tentang penyakit yang tidak ditanggung BPJS dan pelayanannya. Semoga informasi ini mencerahkan Anda. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD