IDXChannel - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus buka suara terkait 11 Kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wiyagus menyebut rentetan penangkapan ini merupakan alarm keras pentingnya pendidikan antikorupsi.
"Sepanjang 2025-2026 juta mencatat ada 11 Operasi Tangkap Tangan terhadap kepala daerah dengan berbagai macam kasus dan modus operandi yang dilakukan. Dan ini adalah alarm keras ya,bagi kita semua," kata Akhmad dalam acara Peluncurkan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi di kantor Kemendagri, Senin (11/5/2026).
Dia menambahkan, permasalahan korupsi ini harus diselesaikan hingga akar permasalahan yakni tindakan preventif bukan hanya melalui penindakan. Korupsi merupakan penyakit karakter yang obatnya merupakan pendidikan antikorupsi.
"Korupsi adalah penyakit karakter dan obat bukan hanya jeruji besi penegakan hukum tetapi masuk dalam preventif salah satu di antaranya adalah pendidikan antikorupsi ini," kata dia.
Wiyagus lantas mendukung adanya pendidikan antikorupsi sejak usia dini. Ia menilai pendidikan sejak ini akan membentuk karakter sikap antikoruptif.
"Kita harus menanamkan nilai-nilai kejujuran, tangan jawab, dan disiplin sejak usia dini khususnya sejak masa PAUD, dan sekolah dasar karena di usia ini lah karakter itu akan dibentuk dan terbentuk," kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)