sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ada Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Berikut Rekayasa Lalu Lintasnya

News editor Yuwantoro Winduajie
10/04/2026 09:51 WIB
Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Lebaran Betawi 2026 yang digelar pada 10–12 April 2026 di Taman Lapangan Banteng.
Ada Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Berikut Rekayasa Lalu Lintasnya. (Foto: iNews Media Group)
Ada Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Berikut Rekayasa Lalu Lintasnya. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Lebaran Betawi 2026 yang digelar pada 10–12 April 2026 di Taman Lapangan Banteng.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Dishub DKI Jakarta, @dishubdkijakarta, yang dilihat pada Jumat (10/4/2026). Dalam keterangannya, Dishub mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan sekitar lokasi acara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Selama kegiatan berlangsung, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas dan menyediakan rute alternatif, kantong parkir, serta layanan angkutan umum menuju lokasi,” tulis keterangan tersebut.

Dari arah barat (Juanda) menuju timur (Gunung Sahari), kendaraan dapat melintas melalui Jalan Ir. H Juanda–Jalan Pos–Jalan Dr. Sutomo–Jalan Gunung Sahari, atau alternatif lain melalui Jalan Gedung Kesenian dan Jalan Budi Utomo.

Sementara itu, arus dari timur (Gunung Sahari) ke barat (Juanda) diarahkan melalui Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, hingga Jalan Veteran.

Untuk arus timur menuju barat arah Gambir, pengendara dapat melalui Jalan Budi Utomo hingga Jalan Taman Pejambon. Sedangkan dari barat (Gambir) ke timur (Gunung Sahari), kendaraan dialihkan melalui Jalan Katedral, Jalan Pos, dan Jalan Dr. Sutomo.

Dishub juga mengimbau pengguna jalan untuk menghindari kawasan Lapangan Banteng dengan menggunakan rute alternatif lain, seperti dari Pasar Baru ke Senen melalui Jalan Samanhudi dan Jalan Gunung Sahari, serta dari Kwitang ke Pasar Baru melalui Jalan Senen Raya dan Jalan Dr. Wahidin Raya.

Selain itu, arus dari Gambir ke Kemayoran maupun sebaliknya juga telah disiapkan jalur pengalihan melalui sejumlah ruas jalan utama, termasuk Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Ridwan Rais, hingga Jalan Angkasa.

Bagi pengunjung, Dishub menegaskan kendaraan tidak boleh diparkir di badan jalan. Pengunjung diminta menggunakan lima titik kantong parkir yang telah disediakan di sekitar kawasan.

Lokasi tersebut antara lain area Gereja Katedral Jakarta, Kantor Pos, sisi selatan Lapangan Banteng, Hotel Borobudur Jakarta, serta kawasan Masjid Istiqlal.

Dishub menyebut operasional bus Transjakarta tetap berjalan normal dengan penyesuaian situasional di lapangan. Masyarakat disarankan menggunakan transportasi umum, di antaranya Transjakarta rute 7F, 8, 2, 5C, 10H, 14A, 2A, 3, 1P, 2P, dan 6H.

Selain itu, layanan KRL Jabodetabek lintas Bogor–Jakarta Kota juga dapat dimanfaatkan. Adapun titik pemberhentian terdekat menuju lokasi acara berada di Halte Juanda dan sekitar Lapangan Banteng, serta Stasiun Juanda.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement