Teheran sebelumnya pada Jumat mengumumkan pembukaan kembali selat tersebut untuk pelayaran hingga berakhirnya gencatan senjata dengan AS pada 22 April. Hal ini sebagai respons atas kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
Namun, Ketua Parlemen Iran kemudian memperingatkan bahwa Teheran akan kembali memberlakukan pembatasan jika AS tetap melanjutkan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran yang dimulai pada 13 April.
Beberapa kapal tanker sempat berhasil melintasi selat tersebut selama periode pembukaan singkat. Dua kapal tanker minyak mentah jenis VLCC dan Aframax, tercatat melintas pada Sabtu pagi menurut data platform analitik perdagangan Vortexa. Sebelumnya, dua kapal tanker produk yang mengangkut nafta juga berhasil melewati selat pada malam hari, berdasarkan data dari Vortexa dan Kpler.
(NIA DEVIYANA)