Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya," kata Trump di platform media sosial Truth Social miliknya.
Trump mengatakan bahwa aparat AS membawa Maduro dan istrinya keluar Venezuela. Trump tidak memerinci bagaimana operasi penangkapan dilakukan atau lembaga apa saja yang terlibat.
Maduro didakwa di pengadilan AS atas tuduhan terorisme dan narkoba pada 2020.
AS melancarkan serangan udara ke ibu kota Caracas dan wilayah Venezuela lainnya pada Sabtu subuh waktu setempat. Pemerintah Venezuela mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan infrastruktur sipil dan militer di ibu kota Caracas dan negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.
(Nur Ichsan Yuniarto)