Teheran membalas serangan AS-Israel dengan menutup Selat Hormuz, jalur laut utama untuk pengiriman minyak asal Teluk Persia.
Sejak itu, harga minyak bergejolak, menekan negara-negara yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)