Militer AS mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menembaki kapal kargo berbendera Iran saat kapal tersebut berlayar menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran.
"Kami memiliki kendali penuh atas kapal mereka, dan sedang melihat apa yang ada di dalamnya!" tulis Presiden Trump di media sosial
Militer Iran mengatakan kapal itu sedang berlayar dari China. "Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera menanggapi dan membalas pembajakan bersenjata ini oleh militer AS," kata seorang juru bicara militer, menurut media pemerintah.
Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Teheran telah menolak pembicaraan perdamaian baru, dengan alasan saat ini blokade sedang berlangsung, retorika mengancam, dan perubahan posisi serta adanya tuntutan yang berlebihan dari Washington.
(kunthi fahmar sandy)