“Ini adalah momen penting bagi ekonomi dan industri Taiwan,” kata Presiden Taiwan Lai Ching-te di halaman Facebook-nya.
Kesepakatan yang dicapai bulan lalu mencakup janji Taiwan bahwa perusahaan-perusahaannya akan menginvestasikan USD250 miliar untuk meningkatkan produksi chip semikonduktor, energi, dan kecerdasan buatan (AI) di AS.
Dokumen resmi yang ditandatangani pekan ini tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang investasi tersebut, tetapi mengatakan kantor perwakilan Taiwan di AS akan berkolaborasi dengan otoritas AS untuk memfasilitasi investasi baru di sektor manufaktur teknologi tinggi strategis, termasuk AI, semikonduktor, dan elektronik canggih. (Wahyu Dwi Anggoro)