“Rumah sakit lapangan ini bisa untuk ruang operasi, perawatan, IGD dan yang lainnya. Kita juga memberikan bantuan logistik lainnya, seperti masker dan obat-obatan dasar di puskesmas-puskesmas terdampak. Jadi pelayanan ini selain untuk pelayanan kesehatan rujukan juga untuk pelayanan kesehatan dasar,” lanjutnya.
Selain mendirikan RS Lapangan, Kemenkes juga memobilisasi tenaga kesehatan untuk memperkuat respons pascabencana. Tim yang diterjunkan terdiri atas dokter spesialis ortopedi, dokter spesialis bedah, dokter umum, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya.
Kemenkes melalui Tim EMT Komposit akan terus memberikan pelayanan kesehatan di RS Lapangan Ruteng sesuai kebutuhan, termasuk pelayanan kesehatan dasar, kegawatdaruratan, serta tindakan operasi.
Kemenkes juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan setempat untuk memastikan pelayanan bagi masyarakat terdampak gempa tetap berjalan.
(Nadya Kurnia)