Dia menambahkan, berdasarkan estimasi pera guncangan, gempa tersebut menimbulkan guncangan di daerah Pulau Batang Dua, Kota Ternate dengan skala intensitas III MMI.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelas dia.
Sebagai informasi, BMKG menyebut gempa ini berpotensi tsunami di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). BMKG mencatat adanya gelombang tsunami di dua wilayah.
Tsunami di Halmahera Barat setinggi 0,3 meter. Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya tsunami 0,2 meter di Bitung pada pukul 07.15 Wita. Terakhir, BMKG juga telah mencabut peringatan tsunami imbas gempa tersebut.
(Nur Ichsan Yuniarto)