sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kontroversi Pengangkatan Komisaris BUMN, Begini Kata Kepala Bakom Qodari

News editor Tangguh Yudha
04/07/2026 11:02 WIB
Komisaris yang berasal dari latar belakang berbeda juga dapat memberikan sudut pandang baru.
Kontroversi Pengangkatan Komisaris BUMN, Begini Kata Kepala Bakom Qodari
Kontroversi Pengangkatan Komisaris BUMN, Begini Kata Kepala Bakom Qodari

IDXChannel - Pengangkatan sejumlah komisaris badan usaha milik negara (BUMN) yang berasal dari kalangan nonkorporasi menuai sorotan publik. Menanggapi polemik tersebut, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari buka suara. 

Menurutnya, keberadaan komisaris memiliki peran penting dalam mengawal jalannya perusahaan sekaligus memastikan agenda pemerintah sebagai pemegang saham negara dapat terlaksana.

"Dari pengalaman saya sendiri, karena saya pernah berada merasakan jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi, sebetulnya memang keberadaan komisaris itu penting dan perlu, untuk bisa memberikan arahan sekaligus mengawal agenda-agenda pemerintah," kata Qodari, saat dijumpai di Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026).

Pengangkatan komisaris BUMN yang menuai kontroversi ini dimulai dari asisten Raffi Ahmad, Mufli Ananda, yang diangkat menjadi Komisaris PT Krakatau Posco. Tak hanya itu, ada juga relawan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Ginka Febriyanti Ginting, yang menjabat Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare). Hal ini dinilai sebagian pihak sarat muatan balas jasa politik.

Qodari mengatakan, komisaris yang berasal dari latar belakang berbeda juga dapat memberikan sudut pandang baru dalam pengambilan keputusan di perusahaan. Menurutnya, pengalaman dari luar dunia korporasi bisa menjadi nilai tambah dalam mencari berbagai alternatif solusi.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement