IDXChannel - Kementerian Perhubungan mengoptimalkan fungsi buffer zone dan sistem penundaan (delaying system) pada periode arus balik Lebaran di lintas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Langkah tersebut guna mengantisipasi antrean kendaraan yang sempat menimbulkan macet panjang hingga sekitar 20 kilometer (km) dari area pelabuhan.
"Kesiapan buffer zone harus dimanfaatkan secara optimal untuk mengurai antrean kendaraan. Ini menjadi pelajaran penting dari arus mudik kemarin," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2026).
Dia menjelaskan, pengaturan kendaraan dilakukan melalui mekanisme Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) dengan parameter volume to capacity ratio (V/C ratio) maksimal 0,6.
Dengan demikian, keputusan operasional di lapangan dituntut berlangsung cepat dan responsif terhadap kondisi terkini.