Dalam skema yang disiapkan, buffer zone untuk kendaraan roda empat dan bus ditempatkan di kawasan Grand Watudodol dan Kantong Parkir Bulusan. Sementara itu, kendaraan barang diarahkan ke buffer zone Sri Tanjung serta kantong parkir milik PT Pusri dan Pelindo.
“Koordinasi dan komunikasi harus terus diperkuat agar setiap potensi kepadatan bisa diantisipasi sejak dini,” tutur dia.
Selain penguatan titik penampungan kendaraan, Kemenhub juga mengantisipasi lonjakan dengan menyesuaikan jumlah kapal yang beroperasi.
Pada kondisi normal, sebanyak 28 kapal disiapkan, meningkat menjadi 30 kapal saat padat, dan hingga 32 kapal pada kondisi sangat padat. Bahkan, jumlah kapal dapat ditambah hingga 35-40 unit jika diperlukan, termasuk dukungan kapal bantuan berkapasitas besar.
Berdasarkan data ASDP Indonesia Ferry, hingga periode H+1 sampai H+3 Lebaran, tercatat sebanyak 41.526 kendaraan telah menyeberang ke Bali.