sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Cerita Pemudik Rela Standby Tengah Malam Demi Dapatkan Tiket Kereta Mudik Lebaran

News editor Danandaya Arya Putra
17/03/2026 19:56 WIB
Tak sendiri, Aeni bersama 10 rekan sekantornya kompak berburu tiket agar bisa pulang bersama. 
Cerita Pemudik Rela Standby Tengah Malam Demi Dapatkan Tiket Kereta Mudik Lebaran (Danandaya Arya Putra/iNews Media Group)
Cerita Pemudik Rela Standby Tengah Malam Demi Dapatkan Tiket Kereta Mudik Lebaran (Danandaya Arya Putra/iNews Media Group)

IDXChannel - Jalan terjal harus dilewati para pemudik untuk bisa pulang ke kampung halamannya saat Lebaran. Demi mendapatkan moda transportasi ke kampung halaman, beberapa pemudik rela begadang agar bisa mendapatkan tiket kereta

Hal tersebut dialami pemudik tujuan Semarang, Aeni (21). Dia rela begadang dan standby tengah malam demi bisa mendapatkan tiket sesuai jadwal yang dia tentukan.

Tak sendiri, Aeni bersama 10 rekan sekantornya kompak berburu tiket agar bisa pulang bersama. 

"Iya, kalau kita waktu itu nge-war, bareng-bareng di kantor buat pulang bareng. Sama temen-temen sekantor, itu kurang lebih 10 orang," kata Aeni di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Rekannya, Trisiana (23) yang juga iku war tiket lebaran, menceritakan bahwa proses pemesanan tiket sering terkendala karena aplikasi yang antre dan sempat ngelag. 

“Iya bener, harus standby dan kita tuh biasanya kalau nge-war tiket tuh standby dari jam 12 malam. Soalnya emang di sela-sela waktu itu kan jam segitu kan, ditambah juga pakai aplikasi yang KAI itu gitu kan juga ada beberapa kebijakan yang kadang tuh kita nge-lag dulu," kata Trisiana.

Dia mengaku tetap merasa khawatir tidak mendapatkan tiket saat berburu secara online. Namun bila tidak mendapatkan tiket kereta, ia memastikan tetap akan pulang ke kampung halaman dengan menggunakan transportasi lain.

"Kalau khawatir nggak dapet sih tetep khawatir ya, tapi kalau buat nggak pulang tetep diusahain pulang sih,” kata Trisiana.

Terpisah, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyampaikan bahwa 54.216 penumpang berangkat melalui stasiun yang dikelola Daop 1 Jakarta pada 17 Maret 2026. Sedangkan 22.574 penumpang datang di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.

Dari jumlah tersebut, Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan terbesar dengan 24.412 penumpang, diikuti Stasiun Gambir sebanyak 17.657 penumpang dan Stasiun Bekasi sebanyak 4.659 penumpang.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement