Lebih dari sekadar tempat bekerja, lingkungan di dapur MBG juga memberikan rasa kebersamaan dan dukungan. “Kalau senangnya di sini itu kayak kekeluargaan. Jadi semua merangkul jadi satu. Terus rukun gitu,” katanya.
Alwi berharap pengalaman yang didapatkannya dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya, termasuk membuka usaha di bidang kuliner. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan melalui program MBG.
“Terima kasih banyak Pak Prabowo sehingga saya bisa mempunyai penghasilan sendiri. Sehingga bisa meringankan beban orang tua,” ujar Alwi.
Kisah Alwi menjadi gambaran bahwa Program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja, meningkatkan keterampilan, serta membantu memperkuat ekonomi keluarga, khususnya bagi generasi muda di daerah.
(kunthi fahmar sandy)