“Di sini saya berperan di divisi persiapan. Persiapan itu tugasnya menyiapkan barang yang mau dimasak oleh pengolahan,” ujarnya.
Pada divisi ini, Alwi terlibat dalam berbagai proses awal pengolahan makanan, mulai dari menyiapkan bahan, memotong, hingga membantu proses memasak sederhana. Pengalaman tersebut menjadi hal baru baginya, mengingat latar belakangnya bukan di bidang kuliner.
“Terus kayak awal pertama saya di sini masih kagok. Masih kurang lancar kalau potong-potong. Sekarang ya alhamdulillah udah agak lancar,” tutut Alwi.
Bagi Alwi, kehadiran MBG bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga peluang untuk belajar dan berkembang. Ia kini memiliki keterampilan baru yang dapat menjadi bekal di masa depan. Selain itu, penghasilan yang diperolehnya dari bekerja di dapur MBG dimanfaatkan untuk membantu keluarga.
“Kalau hasil kerja dari sini saya buat nabung untuk nyambut masa depan. Terus sebagian untuk ibu saya, terus adik-adik saya,” kata Alwi.