Gibran menilai kualitas rumput laut Rote sangat unggul dibandingkan daerah lain karena memiliki kandungan karaginannya yang tinggi. Potensi tersebut menurutnya perlu dipertahankan dan dioptimalkan melalui hilirisasi industri rumput laut.
Dengan kualitas rumput laut tersebut, ia berharap kelompok alga ini tidak boleh terus menerus diekspor dalam bentuk bahan mentah. Ia meminta agar dilakukan pengolahan lebih dulu agar memiliki nila jual yang lebih tinggi.
“Kalau kita sekarang sudah salah satu produsen dan eksportir rumput laut terbesar di dunia, tapi kita nggak boleh ngirim barang mentah terus. Jadi harus bisa diolah di sini Pak. Jadi ada hilirisasi rumput laut,” tegas Gibran.
Tak hanya itu, Gibran juga menekankan perlunya modernisasi di seluruh rantai produksi, mulai dari penggunaan bibit unggul, perbaikan alat produksi dan sampan. Serta penyediaan fasilitas pascapanen seperti pengeringan, gudang, sortir, dan pengemasan.
“Yang sekarang sudah berjalan aja, masih tradisional ya, udah bagus seperti ini. Apalagi nanti kalau sudah ada modernisasi. Ada bibit unggul, sampannya kita perbaiki, alat-alatnya kita perbaiki. Untuk pascapanennya ada pengeringan, gudang, sortir, packing,” katanya.