"Dengan angka pertumbuhan yang berada di atas rata-rata dunia, dengan inflasi yang terkendali, surplus perdagangan, dan tingkat realisasi investasi yang tetap tinggi," kata dia.
Selain itu, Indonesia juga mendorong inklusi keuangan global melalui inovasi digital. Seperti terciptanya QRIS yang akhirnya memfasilitasi transaksi di berbagai negara seperti Thailand, Malaysia, China, Jepang, dan Korea Selatan.
"Berkat upaya diplomasi kita, QRIS telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara seperti Thailand, Malaysia, China, Jepang, dan Korea Selatan," katanya.
Menlu menyebut, Kementerian Luar Negeri telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Perindustrian dan Himpunan Kawasan Industri.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari diplomasi ekonomi yang mendukung pertumbuhan ekonomi seperti yang sudah ditargetkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
(Nur Ichsan Yuniarto)