Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan langkah mitigasi. BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk menghemat penggunaan air, tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan, serta segera melaporkan indikasi titik api, khususnya bagi wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
“Masyarakat di wilayah yang masih berpotensi mengalami hujan signifikan agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, menghindari pohon, baliho, maupun bangunan rapuh saat terjadi angin kencang, serta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi dari BMKG,” imbaunya. (Febrina Ratna Iskana)