Wijayanto memastikan hingga pukul 11:40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukan adanya 2 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M4.8.
“BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat," kata Wijayanto.
"Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)