Selain soal pertahanan, Macron menjelaskan, Prancis juga akan memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang ekonomi.
"Dalam hal ini, saya berharap Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia akan segera berlaku. Saya tahu Anda juga memiliki harapan yang sama. Memang, kita saling melengkapi dalam banyak hal," kata dia.
Dalam perjanjian tersebut, akan menghapus hambatan perdagangan dan investasi. Prancis, katanya, akan meluncurkan proyek-proyek besar di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, hingga pertanian. "Saya juga sangat senang bahwa hal ini memungkinkan kita untuk bergerak maju di banyak bidang, termasuk transisi energi, pertambangan, dan pertanian," tutur dia.
"Kita memiliki banyak hal yang harus dilakukan untuk memajukan dan mendiversifikasi kemitraan ini. Saya juga memikirkan sektor inovasi, dan bersama-sama kita ingin berbuat lebih banyak di sektor keuangan, kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan teknologi digital," katanya.
(kunthi fahmar sandy)