Kondisi perang dan kenaikan harga avtur membuat industri penerbangan India, baik rute domestik dan internasional, mayoritas tidak layak untuk dioperasikan, sehingga mengakibatkan kerugian besar pada sektor penerbangan India.
Sebagai tambahan informasi, saat ini industri maskapai di India didominasi oleh dua pemain besar. Yakni Air India dan Indigo dengan penguasaan pangsa sebesar 90 persen. Kedua maskapai ini sama-sama tengah menghadapi kesulitan finansial.
Air India masih harus berhadapan dengan dampak finansial pascakecelakaan penerbangan di Gujarat yang menewaskan 260 orang. Tahun lalu, maskapai ini melaporkan kerugian lebih dari USD2 miliar.
Sementara IndiGo menghadapi pembatalan ribuan penerbangan pada Desember 2025 yang disebabkan oleh kekurangan kru, imbas upaya perusahaan untuk mematuhi kebijakan yang ditetapkan pemerintah setempat.
(Nadya Kurnia)