Menurutnya, pola fatalitas virus Hanta sama dengan pola fatalitas COVID-19, di mana virus sebenarnya menyerang sistem imun yang sudah lemah.
"Dari paru, karena (virusnya) meluas, kena organ paru, lalu paru-parunya rusak. Seperti COVID-19. COVID-19 juga sebenarnya tidak mematikan, hanya mematikan pada orang-orang yang imunitasnya rendah. Yaitu lansia dan orang yang punya penyakit kronis (komorbid)," tutur Pandu.
Kendati demikian, dia tetap mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada. Menurut Pandu, karakteristik penularan virus hanta saat ini masih didominasi oleh hewan ke manusia, berbeda dengan COVID-19 yang sangat masif menular antarmausia.
“Kalau COVID-19, kan, bisa ditularkan dari manusia ke manusia. Nah, hari ini masih kecil peluang penularan dari manusia ke manusia, masih berasal dari hewan ke manusia," pungkas dia.
Upaya Pencegahan yang Dapat Dilakukan Masyarakat
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Camoya Gersom turut memberikan penjelasan terkait virus hanta melalui akun Threads miliknya @doktercamo.